Ucapan Selamat Kepada Teman Yang Dikaruniai Anak

Apabila teman, saudara, maupun tetangga kita dikarunia nikmat oleh Allah SWT dengan melahirkan anak, kita dianjurkan untuk ikut bahagia karenanya. Selanjutnya, kita juga dianjurkan mengunjungi, ikut bersuka cita seraya mendoakan kebaikan dan keberkahan untuk orang tua dan anak yang baru dilahirkan tersebut.

Nabi Muhammad SAW juga senantiasa mendoakan anak yang baru lahir, baik ketika Fatimah melahirkan Hasan dan Husain maupun ketika istri-istri sahabat yang melahirkan. Disebutkan dalam hadis riwayat Imam Bukhari dan Muslim dari Abu Musa, ia berkata;

وُلِدَ لِي غُلاَمٌ، فَأَتَيْتُ بِهِ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَسَمَّاهُ إِبْرَاهِيمَ، فَحَنَّكَهُ بِتَمْرَةٍ، وَدَعَا لَهُ بِالْبَرَكَةِ، وَدَفَعَهُ إِلَيَّ

“Ketika anakku lahir, aku membawanya ke hadapan Nabi SAW.  Kemudian beliau memberinya nama Ibrahim,  dan men-tahnik dengan kurma lalu mendoakannya dengan keberkahan. Kemudian beliau mengembalikannya kepadaku.”

Di antara bentuk mendoakan kebaikan dan keberkahan untuk orang tua dan anak tersebut adalah memberikan doa ucapan selamat, atau dalam fikih disebut tahniah bil maulud, yang merupakan bentuk tindakan terpuji dan disunahkan.

Sebagaimana disebutkan dalam kitab Almufashshal fi Ahkamil Aqiqah, kebanyakan ulama sepakat terkait kesunahan mengucapkan tahniah atas seseorang yang baru melahirkan seorang anak.

والتهنئة بالمولود من الامور المستحبة عند جمهور الفقهاء

“Tahniah atau doa ucapan selamat atas anak yang baru dilahirkan termasuk perbuatan mulia yang disunahkan menurut kebanyakan ulama fikih.”

Adapun doa tahniah kelahiran yang dimaksud, adalah seperti yang dicantumkan Imam Nawawi dalam kitabnya al-Azkar. Doa ini bersumber dari Hasan al-Basri, yang ia ajarkan kepada seseorang yang mengucapkan tahniah atas seseorang yang baru melahirkan.

ويستحب ان يهنأ بما جاء عن الحسن رضي الله عنه انه علمةانسانا التهنئة فقال : قل بَارَكَ اللهُ لَكَ فِي الْمَوْهُوْبِ لَكَ ، وَشَكَرْتَ الْوَاهِبَ ، وَبَلَغَ أَشُدَّهُ ، وَرُزِقْتَ بِرَّهُ

“Dianjurkan untuk membaca kalimat tahniah dari Hasan ketika beliau mengajarkan seseorang tentang kalimat tahniah untuk diucapkan. Beliau berkata, katakanlah;

‘Barakallahu laka fil mauhubi laka wa syakartal wahib, wa balagha asyuddahu, wa ruziqta birrohu’

“Semoga Allah memberkahimu untuk anak yang diberikan kepadamu. Semoga engkau pun bersyukur kepada Sang Pemberi, dan dia dapat mencapai dewasa, serta engkau dikaruniai kebaikannya.”

Sementara yang mendapatkan doa tersebut—orang yang melahirkan, maka dianjurkan untuk membalas doa ucapan selamat tersebut dengan kalimat berikut;

جزاك الله خيرا ورزقك الله مثله

Jazakallahu khoiran wa razaqokallahu mitslahu

Artinya: “Semoga Allah membalasmu dengan kebaikan, dan Allah memberikanmu rezeki yang setimpal.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *