Kendalikan Hawa Nafsumu

Allah SWT berfirman:

زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ ٱلشَّهَوَٰتِ مِنَ ٱلنِّسَآءِ وَٱلْبَنِينَ وَٱلْقَنَٰطِيرِ ٱلْمُقَنطَرَةِ مِنَ ٱلذَّهَبِ وَٱلْفِضَّةِ وَٱلْخَيْلِ ٱلْمُسَوَّمَةِ وَٱلْأَنْعَٰمِ وَٱلْحَرْثِ ۗ ذَٰلِكَ مَتَٰعُ ٱلْحَيَوٰةِ ٱلدُّنْيَا ۖ وَٱللَّهُ عِندَهُۥ حُسْنُ ٱلْمَـَٔابِ

Artinya: “Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).” (QS. Ali Imron:14).

Ayat ini menunjukkan bahwa manusia memanglah makhluk yang dikaruniai hawa nafsu oleh Allah SWT. Untuk itulah, hawa nafsu tidak bisa dipadamkan, akan tetapi bisa dituntun agar tidak menuju keburukan.

Setan sendiri melakukan bujuk rayuannya terhadap manusia untuk melakukan hal-hal keburukan juga menyerang hawa nafsu manusia. Apabila nafsu seseorang dipengaruhi setan, sudah barang tentu akan menjadi malapetaka bagi.

Untuk itulah, sebaiknya kita berhati-hati dan selalu menggembleng nafsu kita agar tidak keluar jalur, atau mengendalikannya.

Imam Al-Ghazali dalam Minhajul ‘Abidin menjelaskan bahwa ada tiga cara mengendalikan hawa nafsu yang dijelaskan para ulama, ketiga cara itu adalah sebagai berikut:

Pertama, mengekang syahwat dan keinginan, sebab hewan yang tidak bisa dikendalikan akan menjadi jinak dan lemah jika dikurangi porsi makannya.

Kedua, menambah beban ibadah kepadanya, sebab jika keledai ditambahi muatannya, disertai pengurangan porsi makannya, niscaya ia menjadi lemah dan patuh terhadap kendali.

Ketiga, memohon pertolongan kepada Allah Yang Maha Mulia dan Maha Agung, serta tunduk terhadap-Nya, agar dia menolongmu dalam menjinakkan hawa nafsu dan mengekang keinginannya. Jika tidak mau memohon pertolongannya dan tunduk terhadap-Nya, niscaya engkau tidak akan selamat dari tipu dayanya.

Ketiga cara di atas dapat kita contoh dan kita praktikkan dalam kehidupan sehari-hari agar nafsu kita terkendalikan.

Semoga saja Allah SWT selalu membimbing dan menjauhkan kita dari keburukan hawa nafsu yang telah menyeleweng.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *