Keluarkan Setan Dari Diri Kita Saat Bangun Tidur

Nabi Muhammad SAW bersabda:

إِذَا اسْتَيْقَظَ أَحَدُكُمْ مِنْ مَنَامِهِ فَلْيَسْتَنْثِرْ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ، فَإِنَّ الشَّيْطَانَ يَبِيتُ عَلَى خَيَاشِيمِهِ

Artinya “Jika salah satu dari kalian bangun dari tidurnya, maka keluarkan air dari pangkal hidung sebanyak tiga kali. Sungguh setan itu menginap pada masing-masing pangkal hidung seseorang,” (Muttafaq alaih).

Dalam hadis di atas, terdapat anjuran untuk melakukan kesunahan istinsyaq (menghisap air ke dalam hidung) ketika mengambil wudu selepas bangun tidur. Karena hal ini memiliki keutamaan mengusir setan. Serta merta mengeluarkan setan yang dikatakan dalam hadis menginap pada masing-masing pangkal hidung seseorang.

Menurut penjelasan sebagian ulama, orang yang pangkal hidungnya ada setan saat tidur sebagaimana yang diisyaratkan pada hadis di atas, adalah orang yang sebelum tidurnya tidak membaca-bacaan doa terlebih dahulu.

Kalau baca doa, tidak akan ada setan numpang menginap di dalam tubuh. Maka bagi orang yang hidungnya dibuat menginap setan, supaya setan tersebut keluar, dengan cara mengisap air ke hidung, lalu menyemprotkannya kembali. Setan akan ikut keluar.

Sebagian ulama juga ada yang memandang lain. Orang yang sebelum tidur membaca doa semacam ayat kursi misalnya, hatinya tidak akan sampai kemasukan setan. Tapi setan hanya akan berhenti di pangkal hidung saat ia mencoba masuk ke dalam tubuh.

Untuk itulah kesunahan istinsyaq dalam berwudu ini hendaknya dilakukan semua orang. Toh ini juga akan menyempurnakan wudu kita.

Dalam ber-istinsyaq, untuk mengantarkan air supaya bisa sampai masuk ke hidung, kita dapat menggunakan bantuan tangan sebagai media gayung atau bisa juga tanpa menggunakan bantuan tangan.

Namun sunahnya adalah menggunakan tangan sebagai alat bantu. Sebab, seumpama hidung turun ke kulah untuk menyedot air, nanti akan mirip dengan hewan seperti kerbau, sapi dan sejenisnya. Ini perlu dihindari.

Sunahnya lagi, gunakan tangan kiri saat mengambil air. Jika mampu, saat mengambil air dari pancuran atau kulah, ambillah dengan sekali ambil air. Sebagian masuk mulut. Sebagian lagi masuk hidung. Hal itu diulangi sebanyak tiga kali.

Dengan cara-cara demikian, semoga saja setan yang berada di pangkal hidung kita akan terkeluarkan bersama air wudu yang mengalir. Selanjutnya tidak akan mengganggu dalam amalan-amalan kita selanjutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *