Doa Nabi SAW Ketika Wukuf Di Arafah

Salah satu rukun haji yang paling utama adalah melakukan wukuf di Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah. Maka sudah menjadi keharusan bagi setiap orang yang berhaji untuk melakukannya. Bahkan disebutkan dalam sebuah hadis bahwa Nabi SAW bersabda:

إن النبي صلى الله عليه وسلم قال: الحج عرفة فمن أدرك عرفة فقد أدرك الحج ومن فاته عرفة فقد فاته الحج  (رواه أحمد والترمذى )

Nabi bersabda, “Haji adalah wukuf di Arafah, barang siapa yang wukuf di Arafah, maka dia dihukumi haji (yang sah), dan orang yang tidak wukuf di Arafah, maka hajinya tidak sah.” (HR.Ahmad dan Tirmidzi)

Makna wukuf sendiri secara bahasa ialah berhenti atau berdiam diri. Bila ditinjau lebih lanjut, pengertian wukuf secara istilah ialah kegiatan berhenti di Arafah untuk berdiam diri. Berdiam diri di sini bukan tidak melakukan apapun.

Akan tetapi, ketika seseorang wukuf sebaiknya terus  menyempurnakan syahadatnya, bermunajat, memohon ampunan, dan bertobat sungguh-sungguh kepada Allah SWT.

Imam Alghazali dalam kitab Ihya’ Ulumiddin menyarankan agar kesibukan utama pada hari Arafah dan ketika wukuf di Arafah adalah doa. Hal ini karena pada hari Arafah, doa sangat dekat untuk dikabulkan oleh Allah.

وليكن اهم اشتغاله في يوم عرفة الدعاء

“Hendaklah kesibukan utama pada hari Arafah adalah berdoa.”

Dalam kitab Sunan Attirmidzi, Imam Tirmidzi  meriwayatkan sebuah hadis mengenai doa yang paling banyak dibaca oleh Nabi Saw ketika sedang wukuf di Arafah. Hadis tersebut bersumber dari Sayidina Ali, dia berkata;

أَكْثَرُ مَا دَعَا بِهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَشِيَّةَ عَرَفَةَ فِي الْمَوْقِفِ : ” اللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ كَالَّذِي نَقُولُ وَخَيْرًا مِمَّا نَقُولُ ، اللَّهُمَّ لَكَ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي وَإِلَيْكَ مَآبِي وَلَكَ رَبِّ تُرَاثِي ، اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَوَسْوَسَةِ الصَّدْرِ وَشَتَاتِ الْأَمْرِ ، اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا تَجِيءُ بِهِ الرِّيحُ “

“Paling banyak kalimat doa yang dibaca Nabi SAW ketika wukuf di Arafah adalah;

‘Allahumma lakal hamdu kalladzi naqulu wa khairom mimma naqulu, allahumma sholati wa nusuki wa mahyaya wa mamati wa ilaika ma-abi wa laka rabbi turatsi, allahumma inni a’uzu bika min ‘azabil qobri wa waswasatis shodri wa syatatil amri, allahumma inni a’uzu bika min syarrima taji-u bihir rihu.

Artinya:

“Ya Allah, bagi-Mu pujian seperti yang kami ucapkan, dan lebih baik dari apa yang kami ucapkan. Ya Allah, untuk-Mu salatku, ibadah hajiku, untuk-Mu kehidupanku dan kematianku dan kepada-Mu kami akan kembali, untuk-Mu kami tunjukkan ibadahku. Ya Allah, kami berlindung kepada-Mu dari siksa neraka, dari hati yang ragu dan dari tercerai berainya urusan. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari yang terburuk yang didatangkan oleh angin.”

Seperti itulah hendaknya seseorang yang melakukan wukuf. Banyak-banyak melakukan doa-doa seperti di atas dan amalan-amalan lain seperti disebutkan di atas. Semoga dengan demikian, haji yang di tunaikan akan menjadi haji mabrur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *