Orang Yang Mendapat Kabar Kegembiraan Menjelang Kematian


Sebagai hamba Allah yang diwajibkan senantiasa beriman kepada-Nya, tentu saja kita ingin mendapatkan kegembiraan. Baik ketika berada di dunia maupun di akhirat.

Kegembiraan dalam dunia yang dimaksud bukanlah kegembiraan dalam berfoya-foya dan menyia-nyiakan waktu. Akan tetapi adalah kegembiraan dicukupi segala kebutuhan, diteguhkan dalam pendirian, dan akhirnya memperoleh khusnul khotimah.

Orang yang selalu istiqamah dalam keimanan dan amal kebaikannya inilah yang insya Allah, kelak juga akan mendapatkan kegembiraan di akhirat. mendapat kenikmatan surga dan dijauhkan dari segala siksa neraka. Dalam surat Fussilat ayat 30, Allah berfirman:

إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلَائِكَةُ أَلَّا تَخَافُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنتُمْ تُوعَدُونَ

Artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan Tuhan kami ialah Allah, kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan, ‘Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih, dan gembirakanlah mereka dengan surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu’”.

Dikutip dari islami.co, dalam Tanwir al-Miqbas, Ibnu Abbas menjelaskan bahwa ayat ini sebagai kabar gembira bagi orang yang mati dalam keadaan beriman kepada Allah serta memegang ajaran-Nya. Mereka akan mendapatkan pahala surga.

Sedangkan menurut Imam al-Baidhawi dalam tafsirnya menjelaskan bahwa orang-orang yang istiqamah dalam keimanan dengan pengakuan Allah sebagai Tuhan yang Esa, disertai amalan yang terus-menerus maka para malaikat akan mendatanginya dengan memberikan kabar gembira untuknya.

Syeh Nawawi al-Bantani  juga menambahkan bahwa Malaikat akan mendatanginya menjelang kematiannya dengan memberikan kabar untuk tak takut dan sedih terhadap apa yang akan terjadi pada hari kiamat serta akan mendapatkan Surga sesuai janji Allah melalui para utusan-Nya.

Selain itu, Abu Lais as-Samarkandi dalam Tanbih al-Ghafilin mengatakan bahwa Kabar gembira menjelang kematian ada empat macam, yaitu:

Pertama, kabar gembira yang ditujukan kepada orang mukmin. Dikatakan kepada mereka, tak usah takut akan kekal siksaan karena kalian akan dimintakan syafaat oleh para Nabi dan orang-orang saleh serta tak usah khawatir akan pahala amal, dan surga telah disediakan untukmu.

Kedua, kabar gembira yang ditujukan kepada orang yang ikhlas dalam beramal. Dikatakan kepada mereka bahwa tak usah khawatir akan amal kalian, karena pasti diterima oleh Allah serta akan dilipatgandakan.

Ketiga, kabar gembira yang ditujukan kepada orang-orang yang bertobat. Dikatakan kepada mereka tak usah takut akan dosa yang telah kalian lakukan, karena telah diampuni oleh Allah, dan kalian akan mendapatkan pahala yaitu masuk surga tanpa ada hisab.

Keempat, kabar gembira yang ditujukan kepada para ulama’ yang mengamalkan ilmunya. Dikatakan kepada mereka tak usah takut akan datang hari kiamat, karena Allah telah menyiapkan surga bagi kalian dan orang yang mau mengikutimu.

Sungguh beruntung orang yang mendapatkan kabar gembira menjelang kematiannya, yaitu orang yang beriman dan baik amal perbuatannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *